Oleh: PBC | Januari 21, 2010

Test Ride Bajaj Pulsar DTS-i 180

Selasa, 06/10/2009 09:33 WIB
di ambil dari detikoto,

Bagja Pratama – detikOto

Jakarta – Melihat tampilannya sekilas, sepertinya memang tidak ada yang berubah dari kemunculan Pulsar DTS-i terbaru keluaran PT Bajaj Auto Indonesia (BAI).

Tapi coba perhatikan lebih detil. Ternyata BAI melakukan banyak perubahan terhadap varian sport terbarunya ini. Mulai dari pengaplikasian stang jepit, ban tubles, split seat, serta spoiler tanki.

Padanan tersebut, semakin mendekati Pulsar 180 ini pada kakaknya yang memiliki perut lebih besar, yaitu Pulsar 200. Meskipun hanya mengusung kapasitas mesin 180 cc, namun Pulsar 180 ini diklaim sudah lebih bertenaga. Benarkah?

Kesempatan peluncuran Pulsar 180 DTS-i dijadikan detikOto sebagai kesempatan
perdana untuk mengetahui sensasi mengendarai Pulsar 180 terbaru ini.

Mesin dinyalakan, raungan yang terdengar tidak berbeda dengan varian Pulsar 180 sebelumnya. Namun ketika mulai melaju, baru terasa kalau pembenahan pada
karburatornya membuat Pulsar 180 baru ini lebih responsif.

Penambahan tenaga sebesar 0,5 kw pada mesin berkapasitas murni 178,60 cc dengan daya maksimum 12,52 kw pada 8.500 rpm, serta torsi 14,22 pada 6.500 rpm, membuat Pulsar 180 semakin mantap dipacu.

Tiba di tikungan, sensasi lain pun terasa, terutama pada sisi handlingnya yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Tidak ada gejala stang membuang ketika berbelok dalam kecepatan rendah.

Penggunaan sassis baru yang lebih panjang 130 mm, dilengkapi dengan pengaplikasian stang jepit, sepertinya menjadi faktor penentu kestabilan Pulsar 180 terbaru ini.

Sehingga, untuk penggunaan sehari-hari didalam perkotaan yang rawan macet, bahu dan badan tidak akan bekerja terlalu berat dan membuang banyak energi, karena perubahan tersebut membuat Pulsar lebih nyaman.

Sayangnya, lahan test ride yang disediakan di Hotel Sultan terbatas, sehingga belum dapat diketahui kondisinya ketika dalam kecepatan tinggi, termasuk berapa ukuran konsumsi bahan bakar dari motor yang menganut busi ganda ini pada sistem pengapiannya.

( bgj / ddn )


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: